Memformat MicroSD, apa resikonya?

Memformat MicroSD, apa resikonya? - Beberapa tahun terakhir, saya menemukan kasus yang sebelumnya tidak pernah tejadi.
Memformat ulang MicroSD atau Flashdisk ataupun Harddisk, tapi malah memori card atau flashdisk tersebut menjadi rusak..!
Menjadi tidak bisa terbaca di komputer ataupun perangkat mobile semisal smartphone android.

Kejadian semacam ini kayaknya sering terjadi pada mmc/flashdisk yang terkena virus, entah itu virus dari komputer atau dari handphone.
Ditandai dengan tidak dapat dihapusnya beberapa file yang ada di dalamnya.
Atau ditemukannya file yang aneh-aneh dengan ukuran yang tidak wajar.
Jadi mmc/flashdisk tersebut sebelumnya masih bisa dibaca.
Baca juga: Cara menjadikan flashdisk agar kebal dari virusAntisipasi
Pada kasus seperti ini, yang mana dengan hanya melakukan format saja tapi mengakibatkan kerusakan yang fatal, maka perlu dilakukan persiapan untuk menghadapi kemungkinan yang akan terjadi.. kehilangan data hingga kehilangan mmc/flashdisk..!

Memang resiko pertama yang dihadapi setelah melakukan format memori adalah kehilangan data yang tersimpan di dalamnya dan ini adalah resiko yang umum!.
Tapi setelah adanya kasus seperti diatas, resiko pun menjadi lebih serius.. menjadi kehilangan mmc/flashdisk/HDD!
Baca juga: Cara agar flashdisk lebih awetPada resiko yang terakhir inilah yang harus diperhatikan bagi para teknisi.
Walaupun berukuran kecil dan berharga murah (ada juga sih yang berharga lebih mahal dengan kapasitas penyimpanan yang gede pula).
Setidaknya terlebih dulu minta izin pada si pemilik perangkat bila mmc/flashdisk yang mulai rusak sebelum melakukan format dan dijelaskan pula bahwa resiko yang terjadi setelahnya adalah mmc/flashdisk bisa menjadi rusak.
Disamping agar tidak menjadi beban "pikiran" karena masalah remeh seperti ini, pekerjaan pun menjadi lebih ringan karena pemilik sudah paham resiko yang akan terjadi.

Nah..
Semoga artikel tentang "Memformat MicroSD, apa resikonya?" ini bermanfaat bagi pembaca semua..

Comments